Mubadzir Yang Dibolehkan

Kata mubadzir sudah tidak asing lagi bagi kita, orang Indonesia. Disamping kata ini adalah kata serapan dari bahasa arab, kata ini juga sering meluncur keluar dari mulut sebagian orang yang semangat dalam mengajak kepada kebaikan.
foto via hdwallsource.com

"Jangan banyak beli nasinya, nanti tidak habis, mubadzir!".
"Ini mubadzir kalau air kerannya menetes terus".
"Kamar hotel itu sudah dipesan, kalau tidak ditempati malah mubadzir".

Dan masih banyak lagi ucapan-ucapan semisal yang keluar dari lisan kita seputar kata mubadzir ini. Intinya kata ini sangat familiar di telinga kita.

Mubadzir, atau asal dari kata itu sendiri tabdzir dalam bahasa arab bermakna menggunakan sesuatu secara berlebihan.

Menurut Jurjani -rahimahullah-, tabdzir yaitu memakai sesuatu untuk hal yang tidak berguna. [Atta'rifat (24)]

Lantas, kalau seandainya kita berinfak atau menyumbang dengan separuh harta kita. Apakah hal itu juga tergolong 'menghamburkan harta'? Atau memberi hadiah untuk orang lain dengan hadiah yang mahal dan berkelas termasuk tabdzir juga? Ataukah membeli pakaian yang sangat mahal juga bagian dari tabdzir?

Mari kita simak sebuah untaian nasehat berharga dari Imam Syafi'i -rahimahullah- seputar hal ini. Kata mutiara yang wajib kita miliki agar tidak keliru dalam memahami makna tabdzir.
"التبذير إنفاق المال في غير حقِّه، ولا تبذير في عمل الخير"

Beliau bertutur: "Tabdzir itu ialah Anda menggunakan harta Anda bukan pada tempatnya. Adapun berbuat baik maka tidak ada tabdzir disitu".

[Aljami' Li Ahkamil Qur'an karya Qurthubi (10/147)]

Jadi, jangan ragu dan jangan berpikir panjang untuk berbuat baik. Tidak ada kata tabdzir dalam kamus berbuat baik. Berbuat baiklah sebanyak dan sebaik mungkin, baik itu dengan harta kita, waktu kita, atau pun tenaga kita.

Sebanyak apapun harta yang kita sumbangkan, selama itu untuk kebaikan maka tidak ada kata mubadzir.
Sebanyak apapun waktu yang kita luangkan, selama itu untuk kebaikan maka tidak ada kata mubadzir.
Sebanyak apapun keringat yang kita kucurkan, selama itu untuk kebaikan maka tidak ada kata mubadzir.

Sekian, semoga bermanfaat.


My Instagram