Cara Mendatangkan Taufiq Allah Dengan 7 Langkah

Merupakan suatu hal yang maklum di kalangan orang-orang berilmu dan disepakati oleh mereka, bahwa pengertian taufiq adalah Allah tidak membiarkan engkau bersandar dengan diri sendiri; baik itu dengan kecerdasan, kekuatan fisik, harta, dan lain sebagainya. Artinya Allah akan membantu, membimbing, dan memudahkan segala urusan hamba tersebut yang mendatangkan kebaikan; baik duniawi maupun ukhrawi.

foto hdwallsource.com
Begitu pula halnya dengan khudzlan, kebalikan dan lawan dari taufiq, yaitu Allah membiarkan seorang hamba bergantung dan bersandar pada diri sendiri.

Sehingga dalam hal ini, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan betul-betul agar seorang hamba bisa menggapai taufiq Allah untuk setiap perkara dan urusannya.


***
Pembaca Alukatsir Blog yang dimuliakan Allah, berikut ini 7 langkah praktis meraih taufiq dari Allah Ta'ala:

1. Niatkan Ikhlas!
Sertakan selalu keikhlasan di dalam berbuat suatu amalan atau pekerjaan. Karena ikhlas itu sendiri adalah pondasi utama dan tiang penyangga suatu amalan agar baik dan diterima.

2. Memperbanyak Doa
Dengan memperbanyak doa kepada Allah agar diberi taufiq dalam segala urusan maka seseorang akan senantiasa berada dalam jalur yang benar. Jangan lelah dan bosan untuk terus menerus meminta kepada Allah!

Orang yang dimudahkan untuk banyak berdoa kepada Allah adalah orang yang telah diberikan kunci untuk membuka pintu taufiq. Karena doa adalah kunci pembuka pintu taufiq dari Allah Azza wa Jalla.

3. Benar-benar Tawakkal
Sikap betul-betul pasrah dan menyerahkan hasil akhir pada Allah setelah berusaha maksimal adalah salah satu keran pembuka 'kucuran' taufiq yang turun dari Allah. Sebagaimana Nabi Syu'aib yang pernah menegaskan hal ini: "Dan taufiqku tidaklah (berasal) melainkan dari Allah semata, dan hanya padaNya lah aku bertawakkal".

4. Perbaiki Diri Dengan Ilmu!
Karena ilmu agama adalah cahaya dan lentera bagi orang yang memilikinya. Orang yang tidak meraih taufiq dalam hidupnya adalah orang yang melalaikan hal ini (menuntut ilmu agama). Karena ilmu itu sendiri adalah pintu terbesar dalam meraih taufiq dari Allah dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

5. Menguatkan Diri Untuk Beribadah
Diri kita harus terus dilatih dan disiapkan untuk tetap berada di jalur peribadatan kepada Allah semata. Sehingga agar kita meraih taufiq Allah dalam hidup kita, maka hendaknya kita senantiasa menjaga ibadah kita; baik yang wajib maupun yang sunnahnya.

6. Bersahabat Dengan Orang-Orang Shalih dan Istiqamah
Carilah teman-teman yang taat menjalankan ajaran agama dan mematuhi perintah Allah dan RasulNya agar kita juga dapat meniru dan termotivasi dengan keshalihan dan keistiqamahan mereka.

7. Menjauhi Orang-Orang Yang Tidak Baik dan Rusak  
Artinya jauhilah orang-orang yang enggan tunduk terhadap perintah dan larangan Allah sebagai bentuk ibadah kepadaNya.

Ingatlah bahwa siapa saja yang membuka diri untuk berteman dengan orang-orang seperti ini maka ia telah membuka pintu ketidakmuliaan dan halangan yang lebar sesuai dengan seberapa jauh ia duduk-duduk dengan mereka. Dan hanya dari Allah sajalah taufiq itu berasal.

***

Semoga Allah memasukkan penulis dan segenap pembaca Alukatsir Blog ke dalam golongan hamba-hambaNya yang senantiasa dilimpahi taufiq untuk kebaikan di dunia dan akhirat. Amin.

Demikian dan mudah-mudahan artikel kali ini bermanfaat.

Catatan:
Artikel ini diambil dari tulisan berbahasa arab milik Syaikh Abdur Razzak Al-Badr dengan sedikit penyesuaian. Silahkan lihat disini!


My Instagram