Ingatlah Hal Ini Agar Semangat Untuk Mendirikan Shalat Kian Kuat!

Alhamdulillah. Shalawat dan salam untuk Rasulullah beserta keluarga, para sahabat, dan segenap orang yang berpegang teguh dengan sunnah beliau hingga Hari Akhir kelak.

Shalat merupakan ibadah agung yang ditekankan di dalam Syariat Islam. Ada banyak ayat hingga hadis Nabi yang menyebutkan hukum mendirikan shalat, keutamaannya, pahala besar di dunia dan akhirat bagi siapa saja yang menjaga shalatnya, hingga ancaman keras bagi siapa saja yang menyia-nyiakannya.

Allah Ta'ala berfirman:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'. [QS. Al Baqarah: 43]

Perintah untuk mendirikan shalat dan menunaikan perintah Allah satu ini adalah perintah yang bersifat keharusan, tidak ada pilihan lain selain mengerjakannya. Dan perintah ini terulang di banyak ayat suci dari Al Qar'an Al Karim, diantaranya Surat Al Baqarah: 83, 110, Surat An Nisa: 77, Surat An Nur: 56, Surat Ar Rum: 31.

Allah juga menekankan perintah ini kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang kita dituntut untuk menjadikan beliau sebagai panutan, Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَأَنَا اخْتَرْتُكَ فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوحَى* إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Dan Aku telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. [QS. Taha: 13-14]
Ingatlah Hal Ini Agar Semangat Untuk Mendirikan Shalat Kian Kuat!
Dan Allah Azza wa Jalla ulangi kembali hal ini sebagai penekanan untuk kita akan pentingnya shalat di sisiNya di Surat Hud: 114 dan Surat Al Ankabut: 45.

Demikian halnya para wanita, mereka pun tidak luput dari perintah ini. Disamping perintah Allah yang mencakup kalangan pria dan wanita, Allah pun mengingatkan secara khusus agar kaum wanita mendirikan shalat di ayat suci berikut:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. [QS. Al Ahzab: 33]

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah orang yang sangat perhatian terhadap perkara shalat. Ini bisa dilihat dari banyaknya hadis beliau mengenai hal tersebut. Ada hadis yang menjelaskan bahwa shalat bagian penting dari rukun Islam. Ada hadis yang menegaskan keutamaan shalat seperti shalat lima waktu akan menggugurkan dosa-dosa kecil. Ada pula hadis yang menerangkan kedudukan shalat di sisi Allah yangmana shalat merupakan ibadah yang paling dicintai Allah Azza wa Jalla.

Salah satu hadis Nabi yang menyebutkan kedudukan shalat di sisi Allah adalah yang berbunyi sebagai berikut:

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ بِصَلَاتِهِ، فَإِنْ صَلَحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ

Sesungguhnya yang pertama kali akan dihisab dari seorang hamba adalah shalatnya, jika baik maka ia akan beruntung dan selamat. Sebaliknya, jika shalatnya rusak maka ia akan merugi dan sengsara. [HR. Tirmidzi (no413), Abu Daud (no864), Nasa'I (no321), dan Hakim (no971,973,974)]

Dengan kata lain, shalat adalah salah satu ibadah mulia dan terpenting dalam syariat yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Jika shalat seseorang dinilai bagus maka amal ibadah lainnya pun akan mengikuti. Jika sebaliknya maka dirinya mesti waspada dan berusaha memperbaikinya sebelum terlambat dan menyesal di kemudian hari.

Demikianlah beberapa hal yang perlu diingat kembali agar semangat untuk mendirikan shalat kian kuat pada diri penulis dan Para Pembaca Alukatsir.com sekalian. Semoga bermanfaat ulasan ringkas kali ini. Amin...

0 komentar:

Posting Komentar